Senin, 12 Nopember 2007, jam l0.00 – 12.00 di Bunderan Gladag Solo. Menggagas pemanfaatan kereta api feeder Solo-Wonogiri menjadi bagian atraksi perang melawan penjajah dalam fragmen peresmian monumen Slamet Riyadi.
Kereta api disulap bak tank perang dengan aneka samaran. Peresmian monumen oleh KSAD Jendral Djoko Santosa. Kereta api ditumpangi para ’pejuang’ dari SMK Negeri 2 Solo, Kopassus dan Warga OI Bento House.
Tampilkan postingan dengan label oi bento house. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label oi bento house. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 19 Juli 2008
”Gerbong Cafe Rayakan Peresmian City Walk”
Senin, 1 Oktober 2007, jam 21.00 – 21.30 di sepanjang jalan Slamet Riyadi Solo. Gagasan pemanfaatan gerbong kereta api feeder direspon oleh Departemen PU Jakarta. Para tamu undangan VIP al Kementrian PU, Walikota Solo, Sekretaris Provinsi Jateng, Dandim, Danrem, Wakapoltabes, juga perwakilan UNDP.
Mereka menaiki gerbong kereta api terbuka menuju lokasi peresmian city walk dengan sajian musik gitar tunggal Agus OI Bento House.
Jumat, 18 Juli 2008
”Wong Solo Rayakan Ulang Tahun Kereta Api”
Jumat, 28 September 2007 di rel bengkong Jalan Slamet Riyadi. Banyak cara untuk merayakan ulang tahun. Kereta api feeder Solo-Wonogiri mendapat kehormatan berulang tahun dengan cara ’menabrak’ spanduk panjang berteks ’Selamat Ulang Tahun Kereta Api’. Pengucap sekitar 10an warga Solo berbaju lurik, berblangkon al dari OI Bento House. Mereka juga menyanyikan lagu happy birth day.
Aksi sebagai wujud rasa bangga sebagai satu-satunya kereta api yang melintasi jantung kota di Indonesia.
Aksi sebagai wujud rasa bangga sebagai satu-satunya kereta api yang melintasi jantung kota di Indonesia.
Label:
hari kereta api 2007,
oi bento house
Langganan:
Postingan (Atom)